Archive for March, 2007

Hafalan Sholat Delisa

Mengambil setting peristiwa Tsunami di Aceh, buku ini penuh dengan konflik di setiap bagian. Diawali dengan cerita tentang keluarga kecil di Lhok Nga, keluarga Usman. Ummi, Cut Fatimah, Cut Zahra, Cut Aisyah, dan si bungsu Delisa yang merupakan tokoh sentral di novel ini. Drama kehidupan sosial masyarakat Aceh pun dimulai. Religius, sederhana dan tenang. Sampai akhirnya peristiwa Tsunami terjadi, meliukkan tarian kematian, mengubah mimpi jadi tangisan.

Yang menarik dari novel ini adalah Tere-Liye-sang penulis novel, sangat pandai mengaduk-aduk perasaan pembaca. Penggambaran keadaan peristiwa- peristiwa pun begitu istimewa, seolah-olah kita ikut terlarut di dalamnya. Jika biasanya konflik pada novel ditempatkan hanya di depan, tengah atau di belakang, maka tak henti-hentinya pembaca akan dikagetkan dengan konflik yang selalu hadir. Saya pun cukup kaget dengan konflik yang hadir di akhir novel, membuat hatiku mengharu-biru (mengambil istilah Kang Abik dalam novel Ayat-Ayat Cinta).
Jika Ayat-ayat Cinta kaya akan kehidupan, maka Hafalan Sholat Delisa kaya akan makna kehidupan!
Bagi anda yang mencari novel yang bergizi, novel ini sangat saya rekomendasikan untuk anda beli (minimal pinjem ama temen) .

Bad news

Kemarin (06 Maret 2007) pukul 17.20, setelah sampai WK kos tercinta dengan tubuh yang letih dan lemas (maklum lagi sakit) saya menyempatkan diri untuk menonton TV berharap ada hiburan yang bermanfaat. Tetapi sungguh mengagetkan berita-berita, cerita-cerita yang tertayang semakin membuatku lemas. Sumatra Barat terkena gempa dengan kekuatan 5,8 SR versi BMG. Sekitar tujuh puluh orang menjadi korban, bahkan bisa lebih. Ya Allah.. Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun. Hatiku tersentak, negeri ini terus di goncang dengan rentetan bencana. Banjir Jakarta , banjir Dayeuhkolot, longsor Manggarai, lumpur sidoarjo yang tak kunjung berhenti, sekarang gempa Sumbar.

Teringat akan surat AlFajr

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum ‘Aad?

(yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi

yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain

dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah

dan kaum Fir’aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak),

yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri

lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,

karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab,

sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.

Haruskah keserakahan segelintir orang dibayar oleh rakyat? Belum hilang dari ingatan ini ketika rakyat menjerit BERAS BERAS BERAS!!. Kemana keadilan yang dijanjikan? Korupsi. Menghisap darah rakyat!. Haruskah menjadi kebiasaan. Belum lagi penjarahan hutan dan eksploitasi alam yang berlebihan. Padahal di tegaskan dalam ayat selanjutnya,

dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil),

dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.

Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut,

Allah, berikan ampunan bagi para korban. Masukkan mereka kedalam golongan orang-orang yang beruntung..

Wahai jiwa-jiwa yang tenang

Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas dan di ridhoiNya

Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku

masuklah ke dalam syurga-Ku.

Yaa ayyatuhannafsul muthmainnah

Irjii ilaa rabbiki radhiyatammardiyyah

Fadkhuli fi ibaadi

Wad khulii jannati

Krisis pendidikan (part 2)

 

Lanjutan dari part1
Beberapa orang yang jenuh dengan kondisi ini akhirnya tergerak.

Kevin Johnson mendirikan sekolah dengan nama Hope Academy dengan tujuan melawan efek narkoba, penjara, dan pengangguran di Sacramento. Sekolah ini sangat unik karena Kevin tidak hanya memotivasi muridnya tapi juga orangtuanya. Karena menurutnya komunikasi dan saling mengerti kondisi lingkungan sosial sangat penting. Perjuangannya sungguh berat, harus mendidik anak-anak yang sudah putus asa, merasa bodoh, dan direndahkan. Dia mempunyai motto ” Jangan sekolah di sini, kalau tidak ingin kuliah”. Hasilnya luar biasa!! Grade muridnya meningkat!!

Lain lagi yang dilakukan oleh Mike dan Dave mereka mendirikan sekolah KIPP dengan sistem School is Fun. Cara mengajarnya unik. Ada yang memakai musik, game dan praktek langsung. Slogannya adalah 3R yaitu repetition, rhythm and rap.” Pada bagian belakang seragamnya pun bertuliskan kata-kata motivasi seperti ”Work hard, Be Nice”. Ada komentar yang lucu dari anak kecil yang sekolah disitu, ” Dulu aku merasa temanku sangat pintar dan aku bodoh, namun setelah aku sekolah disini aku merasa aku lebih baik dari dia”. Ada juga murid perempuan yang terpintar dikelasnya, namun tidak disangka ternyata gurunya yang dulu pernah bilang ”Anak bodoh, kamu tidak akan pernah menjadi dokter!!”

Busyet gurunya yang dulu sampai bilang seperti itu, saya merasa sedih..hikss. Kok bisa ada guru yang bilang seperti itu.

Pada sesi terakhir di tampilkan profil HTH (High Tech High) sekolah yang didirikan oleh Bill Gates. There is NO BOOK!!. Tidak ada buku, tidak ada guru, tidak ada kelas. Yang ada hanya praktek dan proyek. Namun hasilnya kereeeen. Setingkat SMU berhasil membuat sarung tangan yang canggih. Dengan sarung tangan tersebut kita tidak perlu memakai keyboard lagi untuk mengetik!

Hemm, sajian yang bermutu..

Saya harap pendidikan Indonesia bisa maju…

(Kok jadi kepikiran pengen jadi guru ya……………pengen bisa memajukan bangsa…..)

Krisis pendidikan (part 1)

Tadi pagi MetroTV menayangkan acara Oprah, salah satu dari acara Televisi favoritku. Tema yang dibahas sangat menarik. Tentang krisis pendidikan yang terjadi di Amerika, “American school in crisis”. Sangat menarik. Ternyata di negara adikuasa yang sering menjadi referensi kemajuan ilmu, menyimpan permasalahan pendidikan yang begitu besar.

Hasil polling dari tim Oprah dari 1000 responden menunjukkan sesuatu yg luar biasa:

1. Where do you think the United States ranks internationally when it comes to the quality of education we provide overall? Would you say that the United States is best when it comes to quality of education, in the top 5, top 10, top 20, or below that?

Best

3%

Top 5

25%

Top 10

29%

Top 20

22%

Below that

17%

No answer/don’t know

3%

2. In general, what grade would you give public schools in the United States—an “A” for excellent, a “B”, “C”, “D” or a failing grade of “F”?

A (excellent)

5%

B

31%

C

44%

D

10%

F (failing grade)

7%

No answer/don’t know

3%

3. Are you satisfied or dissatisfied with the public schools in this country?

Satisfied

39%

Dissatisfied

55%

No answer/don’t know

6%

4. Do you think that public schools in this country are in a “crisis,” or not?

In crisis

61%

Not in crisis

34%

No answer/don’t know

5%

14. What percent of American students do you think graduate from high school?

0 to 25%

2%

26 to 50%

9%

51to 75%

49%

76 to 100%

35%

No answer/don’t know

4%

15. How serious a problem do you consider the school dropout rate in America to be?

Extremely serious

42%

Somewhat serious

47%

Not very serious

5%

Not serious at all

3%

No answer/don’t know

3%

 

Beberapa tokoh angkat bicara antara lain Bill dan Mellinda Gates, serta Kevin Johnson.

Bill Gates mengatakan bahwa 20 tahun lalu murid Amerika merupakan yang terbaik. Selalu menjadi peringkat pertama. Namun sekarang menurut Organization for Economic Cooperation and Development, pada ujian Matematika, Amerika berada pada uruan ke 24. Berada di belakang Canada, Jerman, Perancis, Korea.

Menurut Bill Gates hal ini disebabkan karena sistem sekolah yang salah. Pendidikan yang sudah usang dan kuno, yang merupakan jaman industri bukan jaman digital. “What good is it for kids to graduate in 2006 from a school system that was designed for 1956?”

Lanjut Bill Gates, . “Millions of kids are dropping out,” Bill says. “Of minorities, half drop out. Overall it’s about a third.” Masalah ini bisa berimbas pada angka pengangguran yang tinggi, kemudian bisa berimbas pada kehidupan social (kekerasan, kejahatan, pelecehan, dll).

Wow… ternyata Bill mempunyai kepedulian terhadap pendidikan.

Kemudian diputar beberapa rekaman video. Ada satu tayangan yang menarik, ada sekolah yang memiliki 2000 siswa diatas kapasitas! Yang harusnya sekolah menampung 1800 siswa. Akibatnya ada kelas yang terpaksa murid tidak mendapatkan kursi. Sehingga si murid terpaksa duduk di meja guru :( .

Bersambung ke part 2….



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.